Me Time

Realita kaum urban di sebuah kota besar adalah kemacetan, jam kantor yang semakin padat, dan tentunya kerjaan kantor yang seakan-akan tak ada habisnya.

Hal ini tentunya sedikit banyak mempengaruhi kwalitas hidup setiap individu didalamnya. Apalagi bagi anda seorang wanita karier yang sudah berumah tangga…Wah wah bisa dibilang kerjaan anda baik dikantor ataupun dirumah semakin banyak saja bukan?!

Anda pasti bertanya-tanya kapan sih gw bisa “Me Time” dengan seabrek kegiatan gw setiap harinya?

Banyak hal memang yang bisa dilakukan untuk sekadar melakukan “Me Time” tersebut. Mungkin dari sebagian anda ada yang memilih shopping, liburan, kongkow bareng sahabat, arisan, menyalurkan hoby, nyalon atau melakukan hal2 positive lainnya dan tak selalu mengeluarkan biaya kok…Anda bisa melakukan itu semua kapanpun selama anda memiliki “waktu”…

Waktu adalah kunci utama dari segala hal yang ingin anda lakukan diatas. Meskipun anda sangat ingin melakukan “Me Time” namun ¬†waktunya tidak ada, wah rasa2nya tidak mungkin yah. xixixixi

Well, andaikan tubuh anda adalah sebuah mesin mobil…Mobil akan berjalan mulus tanpa kendala apabila oli mesinnya diganti secara berkala, air karburator di isi dengan baik, aki yang sering di cek dan service2 kecil lainnya yang membuat mobil tersebut dapat berjalan dengan layak. Bayangkan kalau mobil yang saya sebutkan tadi tidak dirawat secara berkala??Apa jadinya??Saya pastikan MOGOK donk…hehehe

Mesin memiliki “waktu” tertentu untuk dilakukan service, apabila pada “waktu” yang ditentukan tidak dilakukan service walhasil mobilpun akan “sakit” sama seperti tubuh anda. Andapun pastinya tahu kapan saatnya tubuh anda membutuhkan “refresh” or “recharge” kalau anda tidak melakukannya maka tubuhpun akan “sakit” entah itu sakit secara fisik atau psikis yang berujung stress.

Sampai disini paham yah, teory “me time” dari mimin…xixixixi.

OK, setelah itu apa? Setelah anda mengetahui kapan tubuh anda harus “recharge” point berikutnya adalah, anda yang harus menyediakan “waktu” untuk tubuh anda untuk melakukan “recharge” tersebut.

Pertanyaan yang paling menggelikan adalah bisakah anda menyempatkan “waktu” untuk tubuh anda melakukan recharge?? Kalau pertanyaan ini saya tanyakan kepada anda yang notabene adalah seorang wanita karier yang punya seabrek aktifitas?well belum tentu anda sanggup menyediakan “waktu” tersebut. iya gak sih?

Theorynya udah mimin paparkan diatas, naaah kembali lagi ke pribadi anda masing2 apakah anda mau meluangkan waktu anda untuk sekadar melakukan “Me Time” pertanyaan ini tak perlu anda jawab tapi cukup diresapi saja maknanya. Kalau memang dengan melakukan “Me Time” kwalitas hidup anda semakin baik, why not?

Cintai tubuh anda krn satu2nya tempat dimana kita bernaung selama kita hidup di dunia adalah tubuh kita ini. Kita tidak bisa berganti tubuh apabila tubuh melalui fase yang namanya “sakit”… Lakukanlah “Me Time” dan luangkanlah waktu untuk hal itu. Meski terkadang anda enggan melakukannya namun tubuh sangat butuh untuk di “refresh”.