Kulit Halus Segar Dengan Spa Kopi

tak hanya nikmat diseruput di sore hari sebagai teman camilan ataupun diminum saat kondisi mengantuk. Ternyata bubuk kopi juga memiliki sejuta manfaat untuk kecantikan yaitu menghaluskan dan mencerahkan kulit. Seperti apa?

Anda bermasalah dengan kulit yang kasar dan kusam? Tentu kedua permasalahan kulit tersebut membuat penampilan menjadi kurang menarik. Lantas bagaimana membuat kulit terlihat halus dan cerah? Haruskah merogoh kocek dalam-dalam dengan melakukan berbagai modern yang mahal dan memberikan hasil instan? Lalu bagaimana jika budget Anda terbatas? Tak perlu khawatir, bahan alami seperti kopi juga ampuh menjadikan kulit Anda menjadi halus dan cerah. Tak percaya?

Antioksidan.

Kopi yang biasa Anda seruput sehari-hari dengan ditemani camilan dan menghilangkan kantuk, ternyata juga memiliki khasiat untuk kecantikan. Bahkan banyak orang yang meracik kopi menjadi bahan treatment yang terdiri atas rangkaian massage serta lulur atau body scrub dengan bahan kopi, yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga dapat menghaluskan dan mencerahkan kulit.

home-spa-coffee-body-scrub

Kopi dikenal memiliki antioksidan yang mampu menghaluskan dan mencerahkan kulit. Dijelaskan oleh dr. lnggrid Tania, M.Si, dokter sekaligus herbalis, biji kopi bisa dimanfaatkan untuk menghaluskan dan mencerahkan kulit karena mengandung polifenol (chlorogenic acid) yang bersifat antioksidan. Oleh karena itu kandungan tersebut dapat membantu menetralisir kerusakan kulit akibat reaksi oksidasi dan paparan sinar uitraviolet dari sinar matahari sehingga dapat mencegah penuaan kulit.

Di samping itu, biji kopi juga mengandung turunan hydroxycinnamic acid (dicaffeoylquinic acid) yang dapat menghambat enzim tyrosinase atau enzim yang bertanggung jawab dalam proses pembentukan pigmen melanin. Jika enzim tyrosinase dihambat maka dapat membantu mencegah pembentukan noda atau vlek hitam pada kulit dan   mengurangi noda atau vlek hitam pada kulit, sehingga membuat kulit terlihat lebih cerah dan halus.

Kafein yang terkandung di dalam kopi juga bersifat antiselulit yaitu bermanfaat mengurangi atau melarutkan timbunan lemak pada kulit, terutama bagian perut, paha dan lengan. Bubuk kopi juga dapat dipakai sebagai scrub atau eksfoliator karena bisa mengangkat sel-sel kulit mati, sehingga permukaan kulit terasa lebih halus.

Bisa Timbul .

Menurut dr. Nila Sandra S Pridady, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, bersifat antioksidan sehingga dapat menghaluskan dan mencerahkan kulit. Spa kopi juga berfungsi sebagai pelembab dan scrub-nya mampu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga membuat permukaan kulit terasa lebih lembut dan halus.

Namun spa kopi tidak bisa bekerja terlalu efektif karena spa kopi hanya dapat menghaluskan bagian permukaan kulit, tidak bisa masuk ke bagian dalam kulit. Pasalnya, lapisan kulit paling dalam tidak bisa dirangsang hanya dengan menggunakan spa kopi saja, tetapi harus dilakukan treatment yang dapat mengencangkan dan merangsang kolagen hingga lapisan bawah. Spa kopi hanya bersifat vasodilatasi (pelebaran diameter pembuluh darah), sehingga setelah dipanaskan dan dioleskan scrub tujuannya untuk merangsang-agar meresap. Dengan demikian fungsi dari spa kopi ini lebih untuk pelembab yang dapat melembutkan kulit.

Meski kopi merupakan bahan alami tetapi bisa saja timbul iritasi dan alergi, terutama pada orang-orang yang kulitnya hipersensitif. Karena itu tidak dianjurkan untuk melakukan spa kopi terlalu sering dan spa kopi cukup dilakukan sebulan sekali agar tidak timbul iritasi. Selain menyebabkan iritasi, jika terlalu sering melakukan spa kopi maka kulit menjadi jelek akibat bulir dari kopi. Selain itu, pada penderita dermatitis kontak scrub yang digunakan dalam spa kopi bisa menimbulkan rasa gatal.

Kulit Kasar dan Kusam. Kulit kasar disebabkan oleh paparan sinar matahari, terlalu sering mandi dengan air hangat, tidak memakai tabir surya, sering menggaruk dan menekan kulit. Kulit kasar juga disebabkan karena alergi yang sulit disembuhkan. Kulit kasar yang ringan bisa diatasi dengan pemakaian pelembab dan tabir surya.

Sementara untuk mencegah kulit kasar, terutama jika jenis kulit Anda kering sehingga mudah kasar adalah dengan menghindari pemakaian sabun antiseptik karena mengandung pH yang berbeda yang membuat kulit semakin kering dan kasar Jika kulit Anda cenderung lebih mudah gatal dan alergi, sebaiknya hindari pemakaian air panas dan pakai pelembab sesudah mandi. Untuk kulit sensitif, hindari penggunaan pelembab yang mengandung parfum karena akan membuat kulit gatal dan kemerahan.

Sedangkan kulit kusam terjadi karena proses penuaan, baik yang terjadi dari dalam maupun dari luar (photo-aging). Penyebab dari luar dipengaruhi dari paparan sinar matahari secara langsung, merokok dan pola hidup yang tidak sehat. Agar kulit tidak kusam sebaiknya Anda minum air putih dua liter sehari, makan buah-buahan seperti apel, pir, serta sayur-sayuran hijau yang mengandung vitamin C dan E, tidak merokok, serta istirahat yang cukup. Sebaiknya juga menghindari paparan sinar matahari dengan memakai Sunblock SPF 30 yang digunakan setengah jam sebelum keluar rumah dan pemakaiannya diulang setiap empat jam sekali, serta menggunakan krim-krim peremajaan kulit.

Sumber Artikel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *